Dulu Rasulullah terusir dan terbuang dari kampung halaman. Pergi meninggalkan tempat kelahiran. Kemudian membangun sebuah kekutan di tanah orang
Dulu Bilal bin Rabbah berada dalam kesempitan. Tidak pernah tahu akan datangnya kemuliaan. Tapi tetap yakin hanya satu jalan keselamatan
Seiring berjalannya waktu
Bilal tetap teguh menapaki jalan yang lurus, dan akhirnya dia terlepas dari perbudakan kala itu.
Para sahabat Rasulullah yang mulia, tidak pernah menyangka akan menuai bahagia, padahal mereka sempat terusir dari kampung mereka
Syekh Yusuf al-Makassary
Yang sekarang berdiri sebuah sekolah tinggi dengan nama beliau dulunya sempat terusir dari kampung halaman, tapi kemudian dikenal oleh masyarakat Afrika
Mereka semua orang-orang mulia, dan untuk mendapatkan kemuliaan, tidak semudah yang kita bayangkan
Mereka harus berdiri dan bangkit kembali dikala mereka jatuh tersungkur.
Mereka harus tetap berjalan, walau kadang kaki harus terluka
Mereka harus tetap melihat ke depan, walau kadang mata terhalang oleh debu jalanan
Semua itu karena mereka punya tujuan yang mulia dibangun di atas iman yang benar kemudian menjadikan istiqomah sebagai jalan untuk menuju tujuan itu
Pepatah Arab berkata "Man saaro 'ala darbi washola."
Siapa yang berjalan pada jalannya, dia akan sampai
Irsun Badrun
Darul Abrar 11 November 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar